Selasa, 24 Maret 2020

PROFESI GURU DALAM PROSES PEMBELAJARAN


PROFESI GURU DALAM PEMBELAJARAN
Guru merupakan salah satu profesi yang dibutuhkan oleh dunia pendidikan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Sebuah profesi menuntut orang untuk memiliki profesi tersebut. Begitu juga guru, profesi tersebut dituntut memiliki kriteria dan syarat-syarat menjadi seorang guru. Selain syarat, profesi guru juga dituntut untuk memiliki peran sertanya dalam dunia pendidikan, beberapa peran guru adalah:
1.    Sebagai pengajar
2.    Sebagai pendidik,
3.    Sebagai pembimbing
4.    Sebagai tenaga profesional, dan
5.    Sebagai pembaharu.
Guru pada dasarnya merupakan salah satu komponen dalam proses pembelajaran yang ikut berperan dalam usaha pembentukan sumber daya manusia yang potensial di bidang pembangunan. Sebagai komponen dalam bidang kependidikan, seorang guru harus berperan serta secara aktif dan menempatkan kedudukannya sebagai tenaga profesional, sesuai dengan tuntutan masyarakat yang semakin berkembang, sehingga ia dituntut memiliki integritas, loyalitas, dedikasi, dan responsibility untuk mewujudkan dirinya menjadi guru profesional.Dalam arti khusus, guru tidak semata-mata sebagai “pengajar” yang melaksanakan transfer ofknowledge, tapi juga sebagai “pendidik” yang berkewajiban melaksanakan transfer of values, sekaligus sebagai “pelatih” yang melakukan transfer of skill, dan “pembimbing” yang memberikan pengarahan dan menuntun siswa dalam belajar. (Isjoni, 2007: 49).

A.  DEFENISI GURU DAN PEMBELAJARAN
Menurut Budiman (2018:18) Guru adalah obor penuntun perjalanan peradaban. Ia selalu memberi wawasan, pengetahuan, dan juga arahan tentang bagaimana menjalani kehidupan lebih baik dan bermartabat. Guru dalam makna ini, tentu saja, bukan hanya mereka secara formal disebut guru karena memiliki sertifikat atau ijasah, tetapi juga mereka yang telah memberikan pembelajaran dalam maknanya yang luas. Guru dalam makna ini bisa siapa saja; orangtua, tetangga, teman, kyai, pendeta, sopir taksi, bahkan anak. Siapa pun bisa menjadi guru dalam makna luas ini. Sebab, pengetahuan dan kearifan hidup bisa diraih oleh siapa pun dari sumber yang sangat luas.
Dalam Wikipedia 2019, Pembelajaran adalah proses, cara, perbuatan menjadikan orang atau mahluk hidup belajar, atau proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar yang meliputi guru dan sisswa yang slaing bertukan informasi. Sedangkan Sumiati dan Esra Pada awal proses pembelajaran peran guru lebih aktif. Guru membarikan pengetahuan yang dibuuhkan siswa dengan mengemukakan pendapat, bertanya, menjelaskan, memberikan contoh yang akan dipelajari siswa. Selanjutnya, Guru memberikan kesempatan kepada siswa, untuk aktif dan berpartisipasi secara nyata menerapkan apa yang telah dipelajarinya dari guru dengan bertanya, berpendapat, mengerakan tugas, berlatih, atau mencoba

B.     TANTANGAN GURU DALAM PROSES PEMBELAJARAN
Kunandar ( 2007: 37-40)yang terdapat dalam buku Budiman N.N (2018:16)  mngidentifikasi beberapa tantangan yang harus dihadapi oleh Guru dalam era sekarang ini
1.      Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang begitu cepat dan mendasar. Kondisi ini  mengharuskan guru menyesuaikan guru dengan responsive, arif, dan bijaksana.
2.      Krisis moral
Kondisi ini disebabkan diantaranya oleh iptek dan globalisasi. Pengaruh hiburan, baik cetak maupun elektronik, yang menjurus pada hal-hal pornografi menjadikan remaja tergoda dengan kehidupan pergaulan bebas dan materialism.
3.      Krisis social
Seperti kriminalitas, kekerasan, pengangguran, dan kemiskinan. Munculnya berbagai persoalan social merupakan inplikasi dari perkembangan industry dan kapitalisme.
4.      Krisis identitas sebagai bangsa dan negara
Sebagai bangsa dan negara ditengah-tengah dunia membuhkan identitas kebangsaan ( nasionalisme) yang tinggi dari warga negara Indonesia. Semangat nasionalisme dibutuhkan untuk tetap eksisnya bangsa dan Negara Indonesia.
5.      Perdagangan bebas
Dibutuhkan SDM yang andal dan unggul dan sia erasing dengan bangsa-bangsa lain di dunia. Dunia pendidikan mempuanyai peran yang penting dan strategis dalam mnciptakan SDM semacam ini, oleh karena itu, dibutuhkan guru yang fisioner, kompeten, dan berdedikasi tinggi sehingga mampu membekali anak didik dengan sejumlah kompetensi yang diperlukan dalam kehidpan ditengah- tengah masyarakat yang sedang dan terus berubah.

      C.  GURU YANG IDEAL DALAM PEMBELAJARAN
Wijaya kusuma menyebut Guru Ideal sebagai guru kreatif dan guru prodktif. Guru Kreatif, menurut Wijaya Kusuma, adalah guru yng tidak pernah puas dengan apa yang disampaikannyakepada anak didik. Sementara guru produktif adalah Guru kreatif yang tidak pernah puas dengan pembelajaran yang dilaksanakannya. Dia selalu melAkukam refleksi diri melalui penelitian kelas atau PTK di kelasnya sendiri

D.  PERAN GURU DALAM PEMBELAJARAN
Proses pembelajaran, merupakan inti dari proses pendidikan formal di sekolah di dalamnya terjadi interaksi antara komponen pembelajaran. Komponen-komponen itu dapat dikelompokkan kedalam 3 kategori utama, yaitu guru, isi, atau materi pembelajaran, dan siswa. Peran dalam proses pembelajaran yang dapt membangkitkan aktifitas siswa setidaknya-tidaknya menjalankan Tugas utama, berikut ini:
1.      Merencanakan pembelajaran
2.      Melaksanakan Pembelajaran
3.      Mengevaluasi pembelajaran
4.      Memberikan umpan balik

E. STRATEGI DAN METODE GURU DALAM PEMBELAJARAN
   Menurut Uno dkk (2010:80-81), yang terdapat dalam buku Wina Sanjaya (2006:124)  ada jenis strategi yang berkaitan dengan pembelajaran:
1.      Strategi pengorganisasian pengajaran
2.      Strategi penyampaian
3.      Strategi pengelolaan pembelajaran
Reigeuth dan Merrill (1919) mengemukakan paling tidak ada empath al ang menjadi urusan strategi pengelolaan, yaitu:
a.       Penjadwalan penggunan strategi pembelajaran
b.      Pembuatan catatan kemajuan pembelajaran siswa
c.       Pengelolaan motivasional.
d.      Control belajar
Kemp (1995) menjelaskan bahwa strategi pembelajaran adalah kegiatan pembelajaran yang harus dikerjakan oleh guru dan siswa agar tujuan pembelajaran dapat dicapai secara efektif dan efisien. Dalam buku N.N Budiman metode pembelajaran dapat diuraikan sebagai berikut :
a.       Metode ceramah
b.      Metode simulasi
c.       Metode Inquiry dan discovery
d.      Metode demonstrasi
e.       Metode diskusi

F. PENDEKATAN PEMBELAJARAN YANG DILAKUKAN OLEH GURU DALAM PEMBELAJARAN
        Kegiatan pendidikan dalam makna yang luas disadari atau tidak pasti memiiki pendekatan               tertentu. Ada beberapa pendekatan yang dapat dipilih oleh guru dalam kegiatan pembelajaran             yaitu:
1.      Pendekatan rasional yaitu pendekatan yang lebih menekankan kepada aspek penalaran. Pendekatan rasional ini dapat berbentuk berpikir induktif. Menurut Ali Abdul Hlim Mahmud, kinerja  berpikir induktif dimulai  dengan memperkenalkan fakta-fakta, konsep, atau contoh-contoh.
2.      Pendekatan emosional, yaitu upaya menggugah perasaan (emosi) siswa dalam menghayati perilaku yang sesuai dengan ajaran agama dan budaya bangsa
3.      Pendekatan pengalaman, yakni memberikan, dan menciptakan kesempatakan kepada siswa untuk mempraktekkan ajaran agama yang telah dipelajarinya.
a.       Pembelajaran berpusat pada siswa
b.      Belajar dengan karakter
c.       Mengembangkan kemampuan sosial
d.      Mengembangkan keingintahuan, imajinasi, fitrah berTuhan
e.       Mengembangkan keterampilan pemecahan masalah
f.       Mengembangkan kreativitas siswa.
g.      Mengembangkan kemampuan menggunakan ilmu dan teknologi
Strategi pembelajaran merupakan cara sistematis dalam mengomunikasikan isi pelajaran kepada siswa untuk mencapai tujuan pembelajaran tertentu. Dalam strategi pembelajaran, ada empat unsur yang perlu diperhatikan yaitu:
a.     Menetapkan spesifikai dan kualifikasi perubahan perilaku dan pribadi siswa.
b.    Memilih sistem pendekatan pembelajaran utama yang dipandang paling tepat
c.    Memilih dan menetapkan prosedur, metode, dan teknik pembelajaran yang dianggap efektif dan efisien.
d.   Menetapkan norma-norma dan batas minimum keberhasilan atau kritria dan ukuran keberhasilan sebagai pedoman guru dalam melakakukan evaluasi.
Tujuan pembelajaran juga dapat mempengaruhi penentuan stategi pembelajaran yang akan di terapkan. Riechman mengindentifikasi 6 model dan gaya belajar siswa
a.     Kompetisi, dimana siswa berkompetensi untuk mendapatkan penghargaan di kelas
b.    Kolaborasi, yaitu gaya belajar dimana siswa senang berbagi ide dan kerjasama
c.    Menghindar, yaitu siswa tidak tertarik dalam pembelajaran
d.    Partisipasi, yaitu siswa mengambil tanggungjawab yang banyak di luar aktivitas belajar di kelas.
e.   Dependen, yaitu melihat otoritas sebagai pemegang aturan dan lebih suka diperintah melakukan sesuatu
f.      Mandiri, seseoranf yang senang bekerja mandiri

KESIMPULAN
Guru merupakan salah satu profesi yang dibutuhkan oleh dunia pendidikan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. profesi tersebut dituntut memiliki kriteria dan syarat-syarat menjadi seorang guru. Selain syarat, profesi guru juga dituntut untuk memiliki peran sertanya dalam dunia pendidikan, beberapa peran guru adalah:
1.    Sebagai pengajar.
2.    Sebagai pendidik,
3.    Sebagai pembimbing
4.    Sebagai tenaga profesional, dan
5.    Sebagai pembaharu.
Sebagai komponen dalam bidang kependidikan, seorang guru harus berperan serta secara aktif dan menempatkan kedudukannya sebagai tenaga profesional, sesuai dengan tuntutan masyarakat yang semakin berkembang, sehingga ia dituntut memiliki integritas, loyalitas, dedikasi, dan responsibility untuk mewujudkan dirinya menjadi guru professional. ) Guru adalah obor penuntun perjalanan peradaban. Ia selalu memberi wawasan, pengetahuan, dan juga arahan tentang bagaimana menjalani kehidupan lebih baik dan bermartabat. Guru Ideal sebagai guru kreatif dan guru prodktif. .
 Peran dalam proses pembelajaran yang dapt membangkitkan aktifitas siswa setidaknya-tidaknya menjalankan Tugas utama, yaitu : Merencanakan pembelajaran, Melaksanakan Pembelajaran, Mengevaluasi pembelajaran, Memberikan umpan balik. Guru dapat melakukan pendekatan: Pendekatan rasional , Pendekatan emosional, Pendekatan pengalaman, Pendekatan yang dilakukakan guru guna untuk lebih mengenal siswa lebih dekat dan memahami bagaimana pribadi siswa. 
Dalam melaksanakan tugas guru yang profesional, diperlukan adanya kemampuan atau kompetensi profesional yang menjadi prasyarat keberhasilan suatu pelaksanaan tugas. Kemampuan profesional ini, terutama bertalian dengan bagaimana menciptakan lingkungan untuk terjadinya proses pembelajaran yaitu dengan menerapkan metode, media, strategi pembelajaran yang efektif dan efisien.

IMPLIKASI
Melalui pembahasan diatas maka guru maupun calon pendidik lebih mengetahui bagaimana peranan guru pada saat proses pembelajaran sedang berlangsung. Dimana seorang guru harus  mampu Merencanakan pembelajaran, Melaksanakan Pembelajaran, Mengevaluasi pembelajaran, Memberikan umpan balik. Guru dapat melakukan pendekatan: Pendekatan rasional , Pendekatan emosional, Pendekatan pengalaman, Pendekatan yang dilakukakan guru guna untuk lebih mengenal siswa lebih dekat dan memahami bagaimana pribadi siswa. Serta seorang guru harus memiliki metode dan strategi dalam proses mengajar serta mampu menghadapi tantangan-tantanganyang ada. Sehingga dengan mampu melakukan peranan yang telah disebutkan diatas dengan baik, maka guru tersebut mampu menunjukkan bahwa dia adalah ternaga pendidik yang profesional serta mampu menunjukkan bahwa dirinya merupakan tenaga pendidik yang berkualitas.

DAFTAR PUSTAKA
N.N,Budiman.2018.Etika Profesi Guru.Yogyakarta: Mentari Pustaka
Sumiati,Asra.2018.Metode Pembelajaran.Bandung : Cv Wacana Prima
Uzer,Usman Moh.2010.Menjadi Guru Profesional.Bandung : PT Remaja Rosdakarya

Sanjaya,Wina H.2006.Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses                                                           Pendidikan.Jakarta:Kencana Pratama Media Grup













TUGAS, TANGGUNG JAWAB DAN WEWENANG GURU

A.    Tugas Guru     Pengertian tugas secara umum yaitu     kewajiban atau suatu pekerjaan yg harus dikerjakan seseorang dalam pekerja...