PROFESI
GURU DALAM PEMBELAJARAN
Guru
merupakan salah satu profesi yang dibutuhkan oleh dunia pendidikan untuk
mencerdaskan kehidupan bangsa. Sebuah profesi menuntut orang untuk memiliki
profesi tersebut. Begitu juga guru, profesi tersebut dituntut memiliki kriteria
dan syarat-syarat menjadi seorang guru. Selain syarat, profesi guru juga
dituntut untuk memiliki peran sertanya dalam dunia pendidikan, beberapa peran
guru adalah:
1. Sebagai
pengajar
2. Sebagai
pendidik,
3. Sebagai
pembimbing
4. Sebagai
tenaga profesional, dan
5. Sebagai
pembaharu.
Guru pada dasarnya merupakan salah satu komponen dalam
proses pembelajaran yang ikut berperan dalam usaha pembentukan sumber daya
manusia yang potensial di bidang pembangunan. Sebagai komponen dalam bidang
kependidikan, seorang guru harus berperan serta secara aktif dan menempatkan
kedudukannya sebagai tenaga profesional, sesuai dengan tuntutan masyarakat yang
semakin berkembang, sehingga ia dituntut memiliki integritas, loyalitas,
dedikasi, dan responsibility untuk mewujudkan dirinya menjadi guru
profesional.Dalam arti khusus, guru tidak semata-mata sebagai “pengajar” yang
melaksanakan transfer ofknowledge, tapi juga sebagai “pendidik” yang
berkewajiban melaksanakan transfer of values, sekaligus sebagai “pelatih” yang
melakukan transfer of skill, dan “pembimbing” yang memberikan pengarahan dan
menuntun siswa dalam belajar. (Isjoni, 2007: 49).
A. DEFENISI
GURU DAN PEMBELAJARAN
Menurut
Budiman (2018:18) Guru adalah obor penuntun perjalanan peradaban. Ia selalu
memberi wawasan, pengetahuan, dan juga arahan tentang bagaimana menjalani
kehidupan lebih baik dan bermartabat. Guru dalam makna ini, tentu saja, bukan
hanya mereka secara formal disebut guru karena memiliki sertifikat atau ijasah,
tetapi juga mereka yang telah memberikan pembelajaran dalam maknanya yang luas.
Guru dalam makna ini bisa siapa saja; orangtua, tetangga, teman, kyai, pendeta,
sopir taksi, bahkan anak. Siapa pun bisa menjadi guru dalam makna luas ini.
Sebab, pengetahuan dan kearifan hidup bisa diraih oleh siapa pun dari sumber
yang sangat luas.
Dalam
Wikipedia 2019, Pembelajaran adalah proses, cara, perbuatan menjadikan orang
atau mahluk hidup belajar, atau proses interaksi peserta didik dengan pendidik
dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar yang meliputi guru dan sisswa
yang slaing bertukan informasi. Sedangkan Sumiati dan Esra Pada awal proses
pembelajaran peran guru lebih aktif. Guru membarikan pengetahuan yang dibuuhkan
siswa dengan mengemukakan pendapat, bertanya, menjelaskan, memberikan contoh
yang akan dipelajari siswa. Selanjutnya, Guru memberikan kesempatan kepada
siswa, untuk aktif dan berpartisipasi secara nyata menerapkan apa yang telah
dipelajarinya dari guru dengan bertanya, berpendapat, mengerakan tugas,
berlatih, atau mencoba
B. TANTANGAN
GURU DALAM PROSES PEMBELAJARAN
Kunandar ( 2007: 37-40)yang
terdapat dalam buku Budiman N.N (2018:16) mngidentifikasi beberapa tantangan yang harus
dihadapi oleh Guru dalam era sekarang ini
1. Perkembangan
ilmu pengetahuan dan teknologi yang begitu cepat dan mendasar. Kondisi ini mengharuskan guru menyesuaikan guru dengan
responsive, arif, dan bijaksana.
2. Krisis
moral
Kondisi ini disebabkan
diantaranya oleh iptek dan globalisasi. Pengaruh hiburan, baik cetak maupun
elektronik, yang menjurus pada hal-hal pornografi menjadikan remaja tergoda
dengan kehidupan pergaulan bebas dan materialism.
3. Krisis
social
Seperti kriminalitas,
kekerasan, pengangguran, dan kemiskinan. Munculnya berbagai persoalan social
merupakan inplikasi dari perkembangan industry dan kapitalisme.
4. Krisis
identitas sebagai bangsa dan negara
Sebagai bangsa dan
negara ditengah-tengah dunia membuhkan identitas kebangsaan ( nasionalisme)
yang tinggi dari warga negara Indonesia. Semangat nasionalisme dibutuhkan untuk
tetap eksisnya bangsa dan Negara Indonesia.
5. Perdagangan
bebas
Dibutuhkan SDM yang
andal dan unggul dan sia erasing dengan bangsa-bangsa lain di dunia. Dunia
pendidikan mempuanyai peran yang penting dan strategis dalam mnciptakan SDM
semacam ini, oleh karena itu, dibutuhkan guru yang fisioner, kompeten, dan
berdedikasi tinggi sehingga mampu membekali anak didik dengan sejumlah
kompetensi yang diperlukan dalam kehidpan ditengah- tengah masyarakat yang
sedang dan terus berubah.
C. GURU
YANG IDEAL DALAM PEMBELAJARAN
Wijaya
kusuma menyebut Guru Ideal sebagai guru kreatif dan guru prodktif. Guru
Kreatif, menurut Wijaya Kusuma, adalah guru yng tidak pernah puas dengan apa
yang disampaikannyakepada anak didik. Sementara guru produktif adalah Guru
kreatif yang tidak pernah puas dengan pembelajaran yang dilaksanakannya. Dia
selalu melAkukam refleksi diri melalui penelitian kelas atau PTK di kelasnya
sendiri
D. PERAN
GURU DALAM PEMBELAJARAN
Proses
pembelajaran, merupakan inti dari proses pendidikan formal di sekolah di
dalamnya terjadi interaksi antara komponen pembelajaran. Komponen-komponen itu
dapat dikelompokkan kedalam 3 kategori utama, yaitu guru, isi, atau materi pembelajaran,
dan siswa. Peran dalam proses pembelajaran yang dapt membangkitkan aktifitas
siswa setidaknya-tidaknya menjalankan Tugas utama, berikut ini:
1. Merencanakan
pembelajaran
2. Melaksanakan
Pembelajaran
3. Mengevaluasi
pembelajaran
4. Memberikan
umpan balik
E. STRATEGI DAN METODE GURU DALAM PEMBELAJARAN
Menurut Uno dkk (2010:80-81), yang terdapat dalam buku Wina Sanjaya (2006:124) ada jenis strategi yang berkaitan dengan pembelajaran:
E. STRATEGI DAN METODE GURU DALAM PEMBELAJARAN
Menurut Uno dkk (2010:80-81), yang terdapat dalam buku Wina Sanjaya (2006:124) ada jenis strategi yang berkaitan dengan pembelajaran:
1. Strategi
pengorganisasian pengajaran
2. Strategi
penyampaian
3. Strategi
pengelolaan pembelajaran
Reigeuth dan Merrill (1919) mengemukakan paling
tidak ada empath al ang menjadi urusan strategi pengelolaan, yaitu:
a. Penjadwalan
penggunan strategi pembelajaran
b. Pembuatan
catatan kemajuan pembelajaran siswa
c. Pengelolaan
motivasional.
d. Control
belajar
Kemp (1995) menjelaskan bahwa strategi
pembelajaran adalah kegiatan pembelajaran yang harus dikerjakan oleh guru dan
siswa agar tujuan pembelajaran dapat dicapai secara efektif dan efisien. Dalam
buku N.N Budiman metode pembelajaran dapat diuraikan sebagai berikut :
a. Metode
ceramah
b. Metode
simulasi
c. Metode
Inquiry dan discovery
d. Metode
demonstrasi
e. Metode
diskusi
F. PENDEKATAN PEMBELAJARAN YANG DILAKUKAN OLEH GURU DALAM PEMBELAJARAN
F. PENDEKATAN PEMBELAJARAN YANG DILAKUKAN OLEH GURU DALAM PEMBELAJARAN
Kegiatan
pendidikan dalam makna yang luas disadari atau tidak pasti memiiki pendekatan tertentu. Ada beberapa pendekatan yang dapat dipilih oleh guru dalam kegiatan
pembelajaran yaitu:
1. Pendekatan
rasional yaitu pendekatan yang lebih menekankan kepada aspek penalaran.
Pendekatan rasional ini dapat berbentuk berpikir induktif. Menurut Ali Abdul
Hlim Mahmud, kinerja berpikir induktif
dimulai dengan memperkenalkan
fakta-fakta, konsep, atau contoh-contoh.
2. Pendekatan
emosional, yaitu upaya menggugah perasaan (emosi) siswa dalam menghayati
perilaku yang sesuai dengan ajaran agama dan budaya bangsa
3. Pendekatan
pengalaman, yakni memberikan, dan menciptakan kesempatakan kepada siswa untuk
mempraktekkan ajaran agama yang telah dipelajarinya.
a. Pembelajaran
berpusat pada siswa
b. Belajar
dengan karakter
c. Mengembangkan
kemampuan sosial
d. Mengembangkan
keingintahuan, imajinasi, fitrah berTuhan
e. Mengembangkan
keterampilan pemecahan masalah
f. Mengembangkan
kreativitas siswa.
g. Mengembangkan
kemampuan menggunakan ilmu dan teknologi
Strategi pembelajaran merupakan
cara sistematis dalam mengomunikasikan isi pelajaran kepada siswa untuk
mencapai tujuan pembelajaran tertentu. Dalam strategi pembelajaran, ada empat
unsur yang perlu diperhatikan yaitu:
a. Menetapkan
spesifikai dan kualifikasi perubahan perilaku dan pribadi siswa.
b. Memilih
sistem pendekatan pembelajaran utama yang dipandang paling tepat
c. Memilih
dan menetapkan prosedur, metode, dan teknik pembelajaran yang dianggap efektif
dan efisien.
d. Menetapkan
norma-norma dan batas minimum keberhasilan atau kritria dan ukuran keberhasilan
sebagai pedoman guru dalam melakakukan evaluasi.
Tujuan pembelajaran juga dapat
mempengaruhi penentuan stategi pembelajaran yang akan di terapkan. Riechman
mengindentifikasi 6 model dan gaya belajar siswa
a. Kompetisi,
dimana siswa berkompetensi untuk mendapatkan penghargaan di kelas
b. Kolaborasi,
yaitu gaya belajar dimana siswa senang berbagi ide dan kerjasama
c. Menghindar,
yaitu siswa tidak tertarik dalam pembelajaran
d. Partisipasi,
yaitu siswa mengambil tanggungjawab yang banyak di luar aktivitas belajar di
kelas.
e. Dependen,
yaitu melihat otoritas sebagai pemegang aturan dan lebih suka diperintah
melakukan sesuatu
f. Mandiri,
seseoranf yang senang bekerja mandiri
KESIMPULAN
Guru
merupakan salah satu profesi yang dibutuhkan oleh dunia pendidikan untuk
mencerdaskan kehidupan bangsa. profesi tersebut dituntut memiliki kriteria dan
syarat-syarat menjadi seorang guru. Selain syarat, profesi guru juga dituntut
untuk memiliki peran sertanya dalam dunia pendidikan, beberapa peran guru
adalah:
1. Sebagai
pengajar.
2. Sebagai
pendidik,
3. Sebagai
pembimbing
4. Sebagai
tenaga profesional, dan
5. Sebagai
pembaharu.
Sebagai komponen dalam bidang kependidikan, seorang guru
harus berperan serta secara aktif dan menempatkan kedudukannya sebagai tenaga
profesional, sesuai dengan tuntutan masyarakat yang semakin berkembang,
sehingga ia dituntut memiliki integritas, loyalitas, dedikasi, dan
responsibility untuk mewujudkan dirinya menjadi guru professional. )
Guru adalah obor penuntun perjalanan peradaban. Ia selalu memberi wawasan,
pengetahuan, dan juga arahan tentang bagaimana menjalani kehidupan lebih baik
dan bermartabat. Guru Ideal sebagai guru kreatif dan guru prodktif. .
Peran dalam proses pembelajaran yang dapt
membangkitkan aktifitas siswa setidaknya-tidaknya menjalankan Tugas utama,
yaitu : Merencanakan pembelajaran, Melaksanakan Pembelajaran, Mengevaluasi
pembelajaran, Memberikan umpan balik. Guru dapat melakukan pendekatan:
Pendekatan rasional , Pendekatan emosional, Pendekatan pengalaman, Pendekatan
yang dilakukakan guru guna untuk lebih mengenal siswa lebih dekat dan memahami
bagaimana pribadi siswa.
Dalam melaksanakan tugas guru
yang profesional, diperlukan adanya kemampuan atau kompetensi profesional yang
menjadi prasyarat keberhasilan suatu pelaksanaan tugas. Kemampuan profesional
ini, terutama bertalian dengan bagaimana menciptakan lingkungan untuk
terjadinya proses pembelajaran yaitu dengan menerapkan metode, media, strategi
pembelajaran yang efektif dan efisien.
IMPLIKASI
Melalui pembahasan diatas maka guru maupun calon pendidik lebih mengetahui bagaimana peranan guru pada saat proses pembelajaran sedang berlangsung. Dimana seorang guru harus mampu Merencanakan pembelajaran, Melaksanakan Pembelajaran, Mengevaluasi pembelajaran, Memberikan umpan balik. Guru dapat melakukan pendekatan: Pendekatan rasional , Pendekatan emosional, Pendekatan pengalaman, Pendekatan yang dilakukakan guru guna untuk lebih mengenal siswa lebih dekat dan memahami bagaimana pribadi siswa. Serta seorang guru harus memiliki metode dan strategi dalam proses mengajar serta mampu menghadapi tantangan-tantanganyang ada. Sehingga dengan mampu melakukan peranan yang telah disebutkan diatas dengan baik, maka guru tersebut mampu menunjukkan bahwa dia adalah ternaga pendidik yang profesional serta mampu menunjukkan bahwa dirinya merupakan tenaga pendidik yang berkualitas.
DAFTAR PUSTAKA
N.N,Budiman.2018.Etika Profesi Guru.Yogyakarta: Mentari Pustaka
Sumiati,Asra.2018.Metode Pembelajaran.Bandung : Cv Wacana Prima
Uzer,Usman Moh.2010.Menjadi Guru Profesional.Bandung : PT Remaja Rosdakarya
Sanjaya,Wina H.2006.Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan.Jakarta:Kencana Pratama Media Grup
IMPLIKASI
Melalui pembahasan diatas maka guru maupun calon pendidik lebih mengetahui bagaimana peranan guru pada saat proses pembelajaran sedang berlangsung. Dimana seorang guru harus mampu Merencanakan pembelajaran, Melaksanakan Pembelajaran, Mengevaluasi pembelajaran, Memberikan umpan balik. Guru dapat melakukan pendekatan: Pendekatan rasional , Pendekatan emosional, Pendekatan pengalaman, Pendekatan yang dilakukakan guru guna untuk lebih mengenal siswa lebih dekat dan memahami bagaimana pribadi siswa. Serta seorang guru harus memiliki metode dan strategi dalam proses mengajar serta mampu menghadapi tantangan-tantanganyang ada. Sehingga dengan mampu melakukan peranan yang telah disebutkan diatas dengan baik, maka guru tersebut mampu menunjukkan bahwa dia adalah ternaga pendidik yang profesional serta mampu menunjukkan bahwa dirinya merupakan tenaga pendidik yang berkualitas.
DAFTAR PUSTAKA
N.N,Budiman.2018.Etika Profesi Guru.Yogyakarta: Mentari Pustaka
Sumiati,Asra.2018.Metode Pembelajaran.Bandung : Cv Wacana Prima
Uzer,Usman Moh.2010.Menjadi Guru Profesional.Bandung : PT Remaja Rosdakarya
Sanjaya,Wina H.2006.Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan.Jakarta:Kencana Pratama Media Grup